Minggu, 19 Oktober 2014

Mamalia

Hai! ketemu lagi dengan saya :p. Hari ini kita akan membahas tentang hewan mamalia. Jika  kalian belum tau tentang mamalia, simak baik-baik ya, langsung saja ya!!

Pengertian


Mamalia atau hewan menyusui adalah kelas vertebrata yang mempunyai kelenjar susu. 

Ciri-cirinya :

Betina menghasilkan susu sebagai sumber makanan bagi anaknya, adanya rambut, dan tubuh endoterm atau “berdarah panas”.


Sebagian besar mamalia melahirkan. Akan tetapi, beberapa mamalia juga bertelur. Mamalia yang bertelur contohnya adalah Platypus (berbentuk seperti berang-berang berparuh bebek).

http://scienceforkids.kidipede.com/biology/animals/chordates/mammals/pictures/platypus.jpg


Ada mamalia yang tidak memiliki puting susu, tapi, memiliki kelenjar susu. Ordo hewan tersebut adalah monotremata.

http://www.nhptv.org/wild/images/echidna.jpg



Lalu bagaimana dengan manusia? Manusia kan mamalia? Tapi manusia bukan hewan tuh?
Pertanyaan tersebut kadang membingungkan kita, akan tetapi, manusia masuk kingdom animalia. Jadi, tak salah lagi kalau manusia merupakan mamalia juga, karena memiliki ciri-ciri yang telah disebutkan diatas.

Sumber :

Minggu, 05 Oktober 2014

Pembentukan Benua Benua di Bumi



Benua Amerika, Asia, Eropa, dan Afrika dll. dulu tidak terpisah lautan. Melainkan, menjadi satu yang disebut Pangaea. Pangaea adalah superbenua yang ada selama era Paleozoikum dan Mesozoikum (sekitar 250 juta tahun lalu). Laut tunggal sangat besar yang mengelilingi Pangaea diketahui sebagai Panthalassa.

Nama Pangaea kali pertama digunakan pencetus teori pergeseran benua asal Jerman, Alfred Wegener. Dia menulisnya pada buku yang berjudul The Origin of Continents and Ocean (Entstehung Die Kontinente und der Ozeane) pada 1920. Isinya menunjukkan bahwa superbenua Pangaea memainkan peran kunci pembentukan benua dan samudra.

Ada tiga fase utama dalam pecahnya Pangaea. Fase pertama dimulai pada masa Permian hingga masa Jurassic (200-135 juta tahun lalu).

Pada masa Permian, kurang lebih pada 225 juta tahun lalu, mulai ada keretakan di daerah selatan. Yaitu, terpisahnya daerah Antartika, India, dan Australia.

Kemudian di zaman Triassic, keretakan terjadi di timur Tethys Ocean dan Pasifik Barat. Peristiwa tersebut mengakibatkan terpisahnya bagian yang kini diyakini sebagai Amerika Utara dan Afrika. Juga, adanya laut baru, yaitu Samudra Atlantik.

Berlanjut ke zaman Jurassic sekitar (135 tahun lalu), India bergerak ke arah timur dan memisahkan diri dari Afrika. Pergerakan dari Antartika dan Australia semakin menjauh ke arah selatan.

Fase kedua dalam pecahnya Pangaea dimulai pada zaman Cretaceous Awal (150-140 juta tahun lalu). Saat itu, superbenua kecil, Gondwana, mengalami keretakan yang cukup besar. Yaitu, dominasi utama Amerika Selatan dan Afrika di Gondwana mulai tak tampak.

Amerika Selatan bergerak searah jarum jam mendekati Antartika dan Australia, sedangkan Afrika semakin lengket dengan Eurasia. Namun, tidak diikuti pulau besar dari Afrika, yaitu Madagaskar. Pulau tersebut sudah berdiri sendiri.

Bagian utara juga menunjukkan tanda-tanda terpisah. Yaitu, Laurasia, gabungan antara Amerika Utara dan Eurasia. Tinggal ujung sebelah timur yang masih menyatu dengan daratan Eurasia.

Fase akhir dari pecahnya Pangaea terjadi pada awal Kenozoikum (Paleosen untuk Oligosen). Amerika Utara atau Greenland melepaskan diri dari Eurasia, membuka Laut Norwegia sekitar 60-55 juta tahun lalu. Atlantik dan Hindia terus berkembang, menutup Tethys Ocean.

Sementara itu, Australia memisahkan diri dari Antartika dan bergerak cepat ke utara. Baik Australia maupun India saat ini bergerak di arah timur laut pada 5-6 cm (2-3 inci) per tahun. Antartika telah dekat atau di Kutub Selatan sejak pembentukan Pangaea sekitar 250 juta tahun lalu.

Adanya pergerakan benua dalam fenomena Pangaea menunjukkan bahwa lempeng-lempeng bumi itu terus bergerak sehingga saat ini dunia dibagi dalam 8 lempeng besar: Lempeng Afrika, Lempeng Antarktika, Lempeng Australia, Lempeng Eurasia, Lempeng Amerika Utara, Lempeng Amerika Selatan, dan Lempeng Pasifik. (che/bs/kkn)


Siklus urutan Pergerakan teori Pangaea


Berawal dari zaman Permian 225 juta tahun lalu, bagian selatan Benua Pangaea telah mengalami pergerakan sehingga mulai terlihat daerah yang kini diyakini Antartika, Australia, dan India.

Zaman Triassic 200 juta tahun lalu. Pergerakan terjadi di utara Pangaea, tepatnya di sisi timur Laut Tethys dan sisi barat Pasifik. Itu menyebabkan terbentuknya Amerika Utara dan Eurasia serta Gondwana (Afrika dan Amerika Selatan).

Bergerak menuju 135 juta tahun silam, ketika zaman Jurassic dimulai. Saat itu pergerakan lempeng cukup signifikan sehingga mulai tampak Amerika Utara hendak melepaskan diri dari Eurasia, sedangkan Amerika Selatan sudah siap-siap untuk hengkang dari Afrika. Yang terlihat semakin independen adalah India yang terus bergerak ke arah timur.

Zaman Cretaceous, 60 juta tahun lalu. Amerika Selatan mulai lepas dari Afrika. Akhirnya Amerika Utara dan Selatan bergabung, sedangkan Australia membentuk daratan Oceania. India menyatu kembali ke Asia.

Keadaan bumi pada zaman kita sekarang. Pergerakan akan terus berjalan, namun lebih stabil.



Video :




Sumber :

Awal Kehidupan di Bumi

    Makhluk hidup di bumi ini tidak langsung ada. Layaknya sebuah  tumbuhan, bumi mengalami pertumbuhan dari zaman ke zaman. Dan melahirkan makhluk hidup yang berbagai macam. Berikut ini zaman yang pernah ada di bumi kita :


     Zaman Archaikum

Zaman ini dimulai ketika bumi masih dalam keadaan panas dan belum dingin. Menurut perhitungan geologis zaman ini berlaku pada 2.500 juta tahun yang lalu. Oleh karna panansnya yang luar biasa maka dapat diambil kesimpulan bahwa belum ada kehidupan di muka bumi ini, hanya saja terdapat bebatuan yang bermacam-macam ukuran, coba saja kamu bayangkan bagaimana manusia bisa bertahan di gurun pasir Taklamakan (Cina) yang suhunya lebih dari 60 derajat celcius. Bandingakan dengan suhu bumi pada zaman ini, yang panasnya di atas 6000 derajat celcius.
http://images.zeit.de/wissen/umwelt/2011-09/zeitleiste-azoikum-vulkanismus/zeitleiste-azoikum-vulkanismus-220x124.jpg

     Zaman Paleozoikum

Zaman ini berlaku 500 – 300 juta tahun yang lalu. Pada zaman ini suhu dimuka bumi sudah mulai menurun namun proses pembentukan permukaan bumi masih sangat labil. Ibarat tulang bayi yang baru saja lahir, dia dapat tergeser ke kanan atau ke kiri. Begitu pula halnya dengan bumi. Pada zaman ini tanda-tanda kehidupan di bumi sudah mulai tampak. Penghuni bumi pada waktu itu berupa makhluk yang kecil (mikroorganisme) dan bersel satu. Merekapun berevolusi menjadi reptil, ampibi, dan berbagai jenis ikan.

 http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/93/Asaphiscuswheelerii.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDb9TEHYh74Pq9d9uic4Tr_-j9B2Q1Cu-hhyUZK4uyqIy3LTdwkFpNU_EHPhpUzu3eptD8acwfnJ7uUiHpoVZU27YtP29f5QGg8K7LoMfYojRkJtqE_NVtg_kc4hVUFhi0cbP56bBKL98j/s1600/Zaman+Paleozoikum.jpg

       Zaman Mesozoikum

Masa ini berlangsung sekitar 250 – 140 juta tahun yang lalu. Panas iklim dan suhu bumi masih seragam. Hutan-hutan luas mulai terbentuk dan menutupi permukaan bumi. Perkembangan yangmakhluk hidup yang berjalan diatasnya berjalan maju, artinya makhluk hidup bertambha besra dari segi fisik. Zaman ini ditandai dengan munculnya reptil-reptil besar yang kita kenal dengan nama dinosaurus. Selain dinosaurus, masa ini juga sudah mulai dihuni oleh primata, tumbuhan berbunga, burung, dan hewan menyusui (mamalia).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBmgNhWbkemrCNehA5qNS72rk2GMY7thBKLle4P3pAJuTSxHCIyc1ne-O-OWomIskMtnUuAF48vFRoxDTTy0zHpukeOLvQrlP-FD7bn_t197dto6UQC0zF_RyCH8Wqju-mXbGFC5H3Rhap/s1600/images.jpghttp://images.nationalgeographic.com/wpf/media-live/photos/000/009/cache/dimetrodon_921_600x450.jpg



     Zaman Neozoikum atau Kainozoikum

Zaman ini berlangsung sekitar 60 juta tahun yang lalu. Pada zaman ini keadaan fisik atau iklim bumi sudah mulai membaik dan stabil. Akibatnya, perkembangan kehidupan semakin menuju keragaman karena didukung oleh keadaan diatas tadi. Zaman ini juga sebagai penanda selamat datang kepada manusia dan selamat tinggal pada dinosaurus. Alasannya adalah sebagai berikut; zaman neozoikum terbagi menjadi dua zaman, yaitu tersier dan kuarter. Masing-masing zaman mempunyai ciri khas zama yang berbeda.

1.      Tersier

        Merupakan zaman yang terjadi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Pada masa ini, dinosaurus masih     berkuasa di muka bumi. Demikian pula halnya dengan mamalia dan primata. Akan tetapi perkembangan hewan-hewan raksasa semakin lambat, sementara hewan primata dan mamalia berkembang pesat.

http://ursispaltenstein.ch/blog/images/uploads_img/dinosauricum.jpghttp://ursispaltenstein.ch/blog/images/uploads_img/dinosauricum.jpg

2.       Kuarter

         Merupakan zaman yang terjadi sekita 600.000 tahun yang lalu. Zaman ini juga terbagi menjadi dua lagi berdasarkan proses mencairnya es-es didaerah kutub. Kedua periode zaman tersebut adalah sebagai berikut.

a.       Pleistosen (diluvim / ice age)

          Pada masa ini, keadaan iklim di bumi tidak stabil, kadang suhunya naik dan kadang suhunya turun.
  Zaman kuarter menjadi sangat penting karena pada zaman inilah manusia purba mulai muncul.           Adapun jenis manusia purba yang muncul pada zaman ini adalah Pithecanthropus erectus.


b.      Holosen (alluvium)

       Zaman ini berlangsung sejak 20.000 – 10.000 tahun yang lalu. Pada masa ini, keadaan di bumi  sudah stabil dan kehidupan di muka bumi pun terus berkembang. Adapun manusia purba yang hidup  pada masa ini adalah Homo sapiens.




Sumber :